Kami yakin Allah SWT mengirinkan sebuah isyarat besar kepada kita semuanya bahwa ini adalah momentum pemebenahan diri sekaligus momentum kebangkitan PKS

Kami yakin Allah SWT mengirinkan sebuah isyarat besar kepada kita semuanya bahwa ini adalah momentum pemebenahan diri sekaligus momentum kebangkitan PKS

Kami yakin Allah SWT mengirinkan sebuah isyarat besar kepada kita semuanya bahwa ini adalah momentum pemebenahan diri sekaligus momentum kebangkitan PKS

Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 September 2013

" Orang Sunda, Berharap Ada yang Menjadi Presiden"

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan dan Wagub Jabar Deddy Mizwar turut menghadiri Peringatan Satu Abad Paguyuban Pasundan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Selasa (20/8/2013).

Peringatan seratus tahun Paguyuban Pasundan ini berlangsung meriah dengan berbagai gelaran seni budaya dan dihadiri ribuan undangan dari berbagai generasi.

Dalam sambutannya Heryawan berharap pada hari jadinya ke-100, Paguyugan Pasundan dapat menghadirkan prestasi yang luar biasa. Dengan dukungan sumberdaya manusia (SDM) yang unggul kata Heryawan, seharusnya ada urang Sunda yang mampu menjadi pemimpin bangsa. Untuk itu harus bersungguh-sungguh dalam menyiapkan SDM agar memiliki daya saing tinggi.

"Sebagai etnis besar, urang Sunda sejatinya mampu berkiprah di tingkat nasional. Kemampuan SDM di Jawa Barat harus menjadi ukuran keberhasilan pembangunan Nasional. Sehingga tidak ada salahnya bila kelak akan ada Presiden maupun Wakil Presiden yang berasal dari etnis Sunda," kata Heryawan.
Heryawan mendorong agar warga Jawa Barat melakukan "diaspora" dengan menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia. Bahkan harus ada yang mengembara ke seluruh penjuru dunia.
"Jadilah warga Jawa Barat yang sukses di seluruh penjuru dan pelosok dunia. Jika sukses maka jadilah pelopor pembangunan untuk memajukan Jawa Barat," katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Banten Rano Karno dan sejumlah kepala daerah se-Jawa Barat dan Banten. Sejumlah tokoh masyarakat pasundan juga hadir diantaranya, Ginanjar Kartasasmita, TB Hasanuddin, Solihin GP, Burhanudin Abdullah, Jumhur Hidayat, R Nuriana, dan Adang Darajatun. Hadir pula sejumlah anggota DPR dan DPD RI daerah pemilihan Jawa Barat, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan DPRD Kota Bandung.

Wakil Gubernur Banten Rano Karno pun menyampaikan rasa bahagianya dapat menghadiri acara ini. Apalagi mengingat sejarah Provinsi Banten awalnya adalah bagian dari Jawa Barat. Ia berharap kehadirannya dapat diterima masyarakat Pasundan.
"Salam hangat dari masyarakat Banten untuk masyarakat Jawa Barat. Semoga saya dapat hadir kembali dalam peringatan 101 Paguyuban Pasundan," kata Rano Karno. (san)(tribun)

Jumat, 23 Agustus 2013

Aneh "Jokowi Takbir Keliling Dilarang, Konser Metalicca Di Izinkan"

HeadlineMetallica akan menggelar konser pada Minggu (25/08) di Gelora Bung Karno, Jakarta. Rencananya, pintu konser akan dibuka sejak pukul 12.00 wib.


"Nanti jam 12.00 siang sudah buka gate dijogging area," kata Khrisna perwakilan dari Blackrock.
Selanjutnya, untuk kelas tribune promotor akan membuka pintu lokasi konser pada pukul 15.00 wib. Bukan tanpa alasan promotor membuka pintu kelas tribune pada pukul tersebut. Hal ini untuk menghindari adanya penumpukan penonton.
"Kenapa di buka jam segitu? Supaya tidak berdesakan dan penonton kelas tribun bisa santai dan nunggu disana. Sedangkan untuk kelas festival promotor akan open gate jam 5 sore," paparnya. [mor](inilah)

"Amerika Marah, Erdogan Sebut Israel Membantu Kudeta Mesir" AS Kalap

Recep Tayyip Erdogan (Foto: AP)

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengecam Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan yang menuduh Israel ada di balik kudeta Mesir. AS menyebut tuduhan Erdogan sangat salah.
 
“Kami mengecam keras pernyataan dari Perdana Menteri Erdogan,” ucap juru bicara Gedung Putih Josh Earnest, seperti dikutip Reuters, Rabu (21/8/2013).
 
“Menyebut Israel bertanggungjawab atas kudeta Militer sangatlah salah dan tidak berdasar,” lanjutnya.
 
Erdogan memang mengutuk keras kudeta yang dilakukan militer Mesir. Dia menganggap pihak militer merusak proses demokratisasi yang sedang berjalan di Mesir.

“Masyarakat Mesir kini tidak percaya dengan demokrasi. Siapa yang ada di balik semua ini? Israel. Kami punya buktinya dari lapangan,” ujar Erdogan.
 
Militer Mesir menggulingkan Mohamed Morsi bulan lalu. Mereka menuduh Morsi tidak bisa mengatasi demosntran dari pihak oposisi.
 
Kudeta terhadap Morsi sendiri memicu demonstrasi besar-besaran dari kelompok Ikhwanul Muslimin. Tentara tidak segan-segan membunuh demosntran dan menahan pemimpin Ikhwanul Muslimin untuk menghentikan unjuk rasa.(okezone)

Bebas Dari Penjara Husni La Mubarak, Akan Disambut Demo Rakyat Mesir

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak dibebaskan dari penjara pada Kamis 22 Agustus 2013. Bebasnya Mubarak akan disambut protes terbaru dari Ikhwanul Muslimin yang mendorong warga untuk melakukan aksi "Jumat Martir".

Pendukung Ikhwanul Muslimin yang juga pendukung mantan Presiden Mohammad Morsi, mendorong dilakukannya aksi protes terbaru hari ini. Aksi tersebut tentunya membuka peluang terjadinya pertumpahan darah terbaru.

Ikhwanul mempertanyakan bebasnya Mubarak dari penjara serta kasus korupsi yang dituduhkan kepadanya. "Mubarak dibebaskan, sementara manusia bebas masih dipenjara," tulis Ikhwanul Muslimin merujuk pada Morsi yang masih dipenjara oleh Pemerintah Mesir, seperti dikutip Reuters, Jumat (23/8/2013).

Meski saat ini kritikan kepada pihak militer yang membentuk pemerintahan baru setelah Morsi dilengserkan 3 Juli 2013 lalu jarang dilakukan, aktivis yang mendukung dilengserkannya Morsi mulai menyuarakan kekhawatiran tentang bebasnya Mubarak.

Mubarak pun dipindahkan ke rumah sakit militer di pinggiran kota Kairo. Di rumah sakit ini, Pemerintah Mesir memerintahkan dirinya untuk menjalani tahanan rumah.

Penguasa Mesir selama 29 tahun itu didakwa melakukan pembunuhan terhadap para demonstrans pada revolusi 2011 lalu, yang membuatnya lengser dari kekuasaan. 

Meskipun tuduhan pembunuhan dibatalkan oleh pengadilan, Mubarak masih dihadapkan pada tuduhan korupsi. (faj)(okezone)

Selasa, 20 Agustus 2013

Indonesia Harus Menunjukkan Cintanya Terhadap Mesir


Pemerintah Indonesia harus melihat bahwa kasus yang ada di Mesir dengan kacamata kemanusiaan, meskipun tidak harus terkesan mengintervensi urusan dalam negeri Mesir."Mestinya pemerintah Indonesia terdepan dalam  memperjuangkan kemerdekaan rakyat Mesir," kata Sekjen Komite Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi Mesir (KNKDM),  Suhartono TB, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 20/8).

Suhatono pun mengungkap kebaikan dan cinta Mesir atas Indonesia. Rakyat dan pemerintah Mesir merupakan negara yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia. Ini merupakan salah satu bukti bahwa bangsa Mesir sangat perhatian terhadap kemerdekaan rakyat Indonesia saat itu.

Bukti berikutnya, Suhartono melanjutkan, saat di Indonesia terjadi masa Reformasi dan mengalami krisis moneter, sejumlah rakyat Mesir datang berbondong-bondong ke KBRI di Mesir, untuk memberikan bantuan pendidikan mahasiswa Indonesia belajar di Mesir. 

"Saat itu, ada salah seorang pemilik Toko kecil di At taba datang membantu, memberikan donasinya ke KBRI, untuk keberlangsungan biaya belajar mahasiswa Indonesia di Mesir," katanya, yang merupakan alumnus Universitas Al Azhar Mesir jurusan Sejarah dan Peradaban Islam ini.

Tidak ketinggalan, masih kata Suhartono, ketika Gaza Palestina diserang Israel beberapa waktu lalu, rakyat Mesir tanpa di minta Pemerintahnya, langsung memberikan bantuan  4 bus berisi obat-obatan, makanan dan bahan bangunan untuk rakyat Gaza. Ini menjadi cerminan bahwa masyarakat Mesir bukan teroris, seperti yang gencar diberitakan media pemerintah kudeta sekarang ini.

"Indonesia mestinya lebih arif dan objektif dalam melihat akar sejarah masyarakat Mesir yang senang membantu kepada sesama," ujarnya penuh harap. [ysa] (rmol)

Senin, 19 Agustus 2013

Minggu Pengusiran Kudeta Militer Mesir Oleh Pendemo Pro Mursi


Sampai detik ini demonstrasi pendukung Mursi terus berlanjut di berbagai wilayah seluruh Kairo, dengan tema Usbu' Ar Rahil Al Inqilab (minggu  mengusir kudeta).  Pasca pembantaian di Ramsis Jum'at lalu setelah sebelumnya dibasmi secara besar-besara di lapangan Rab'ah dan Nahdah, demi keselamatan dan mencegah bertambahnya korban jiwa mereka berupaya menghindari konfrontasi dengan mencari lokasi-lokasi baru. Hari ini di wilayah kairo dan Giza mereka akan menggelar demonstrasi dari 9 titik. Di berbagai daerah juga terus berlangsung demo menentang pemberlakuan jam malam.
 
Sementara itu Aliansi Nasional Pro Legitimasi dan Anti Kudeta kemarin (18/8) mengajukan gugatan ke peradilan internasional atas pembunuhan 38 orang tahanan di penjara Abu Za'bal, salah satu penjara yang ada di wilayah Giza. Mereka menuntut militer bertanggung jawab atas jatuhnya korban tersebut. Adapun menurut keterangan kementrian dalam negeri yang membawahi kepolisian, jumlah korban ada 36 orang dan meninggal akibat keracunan gas air mata yang diarahkan aparat kepada demonstran saat mereka berupaya melarikan diri.(sinaimesir) 

Jumat, 16 Agustus 2013

Jero Wacik Harus Segera Di Tangkap KPK


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera menangkap Menteri ESDM Jero Wacik. Sebagai menteri yang membawahi SKK Migas, Jero sudah barang tentu tahu dan ikut menikmati suap belasan miliar yang diterima Rudi Rubiandini dari petinggi PT Kernel Oil Private Limited, perusahaan trader minyak mentah dan BBM yang berkantor di Singapura.

"Kami mendesak agar KPK segara menangkap Jero Wacik dalam kasus suap yang menimpa anak buahnya. Kami yakin dia ikut menerima suap," kata Presidium Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Haris Pertama, dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Jumat (16/8).

Haris menegaskan tidak ada alasan bagi KPK untuk tidak mengungkap keterlibatan Jero Wacik dan menangkapnya. Apalagi, anak buah Jero Wacik yang lainnya, yakni Sekjen ESDM Waryono Karyo, juga diduga kuat terlibat. Tim KPK telah menyita uang 200 ribu dolar AS di ruangan kerja Waryono.

Lebih lanjut Kamerad mendesak agar SKK Migas dibubarkan. Lembaga baru pengganti BP Migas yang dibubarkan MK belum lama ini hanya jadi tempat bercokolnya mafia migas pengeruk uang rakyat.

"Tidak ada alasan lagi bagi KPK untuk tidak menangkap Jero Wacik," pintanya.

Haris mengatakan patut diduga uang suap tersebut akan dialirkan untuk membiayai Konvensi Partai Demokrat, dimana Jero Wacik merupakan salah satu Majelis Tinggi Partai besutan Presiden SBY tersebut. Jika terbukti dana suap itu dialirkan ke Partai Demokrat, Haris mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membubarkan partai tersebut.

"KPK harus kerja keras, ungkap aliran dananya. Tidak mungkin dana sebesar itu akan dinikmati sendiri oleh seorang Rudi. Ini sudah akal-akalan Demokrat jelang pemilu. Bubarkan Demokrat sekarang juga," tandasnya.

Sejak penangkapan Rudi di kediamannya di Jalan Brawijaya VIII, Selasa (12) malam, KPK menyita uang lebih dari 1,2 juta dolar AS. Uang disita dari deposit box milik Rudi di Bank Mandiri senilai 350 ribu dolar AS, lalu 200 ribu dolar AS di kantor Sekjen Kementerian ESDM Wayono Karno, 60 ribu dolar Singapura dan 2 ribu dolar AS di kantor Rudi di gedung SKK Migas.

Di tempat yang sama, KPK juga menyita emas kepingan dengan nilai 180 gram.

Dari tangan Rudi, petugas KPK juga menyita 400 ribu dolar AS, sementara di rumahnya menyita 127 dolar Singapura dan 90 ribu dolar AS. Masih terkait kasus ini, KPK juga menyita 200 ribu dari rumah Deviardi yang ada di kawasan Pasar Minggu.[dem](rmol)

PDIP : Mana Empati Indonesia Kepada Pembantaian Mesir


Mesir menjadi contoh nyata bahwa pertarungan ideologi dan kekuasaan selalu mengorbankan rakyatnya sendiri.

Namun di luar pertarungan ideologi di internal mereka, Indonesia, sebagai negara yang memiliki hubungan historis dengan Mesir, hingga saat ini belum memiliki sikap yang tegas. Padahal sejatinya tragedi dan pembantaian kejam di Mesir, mengusik nilai-nilai kemanusiaan secara universal, termasuk bagi Indonesia.

Bila menengok sejarah, ungkap politisi PDI Perjungan, Dewi Aryani, Mesir dan Indonesia memiliki hubungan yang tak bisa dipisahkan.  Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia

"Mana empati Indonesia kepada Mesir?" tanya Dewi Aryani, sebagaimana disampaikan kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 16/8), sambil membandingkan sikap Indonesia dengan negara lain. Denmark misalnya sudah suspend aid ke Mesir, Perancis dan Jerman sudah summon Dubes Mesir, Ekuador bahkan sudah memanggil Duta Besarnya untuk pulang.

Dewi pun mendesak pemerintahan SBY secara tegas mengutuk tindakan militer yang membabi buta dan mendesak pemerintahan Mesir hasil kudeta untuk menghentikan segala tindak kekerasan. Pemerintah Indonesia, tidak bisa hanya bisa diam dan menonton saja. Pemerintah Indonesia harus segera meminta organisasi negara-negara Islam (OKI) untuk mengadakan rapat, mencari solusi, dan menjadi penengah.

"Jika perlu Indonesia yang memdiasi," tegas Dewi, yang juga anggota Komisi VII DPR, sambil menegaskan bahwa apapun alasannya, tidak ada justifikasi untuk melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang dipilih secara demokratis. [ysa](rmol)

" Yusuf Kalla Lebih Peduli Terhadap Tragedi Mesir, Ketimbang SBY"


Aksi brutal militer dan polisi Mesir yang telah membantai sekitar 2.300 pendukung Presiden Muhammad Mursi telah melukai hati umat Islam di Indonesia.

Ketua Umum Dewan Mesjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, meminta seluruh masjid dan mushalah di Indonesia, pada Jumat (16/8) besok untuk menggelar shalat ghaib dan mendoakan para korban dalam penanganan aksi unjukrasa di Mesir.

JK juga meminta agar seluruh masjid mendoakan keselamatan pelajar dan warga Indonesia yang menetap di Mesir.(rakyatsulsel)