Kami yakin Allah SWT mengirinkan sebuah isyarat besar kepada kita semuanya bahwa ini adalah momentum pemebenahan diri sekaligus momentum kebangkitan PKS

Kami yakin Allah SWT mengirinkan sebuah isyarat besar kepada kita semuanya bahwa ini adalah momentum pemebenahan diri sekaligus momentum kebangkitan PKS

Kami yakin Allah SWT mengirinkan sebuah isyarat besar kepada kita semuanya bahwa ini adalah momentum pemebenahan diri sekaligus momentum kebangkitan PKS

Kamis, 22 November 2012

Baliho Jumbo di Pendaftaran Heryawan-Deddy Mizwar

foto

TEMPO.COJakarta - Aktor Deddy Mizwar sejak akhir pekan lalu mantap mendampingi calon inkumben Ahmad Heryawan dalam pemilihan gubernur-wakil gubernur Jawa Barat. Kesiapannya diutarakan melalui pesan pendek kepada Heryawan pada Ahad, 4 November 2012.

Pesan pendek "dibocorkan" Ketua PKS Jawa Barat, Tate Qomarudin, dengan seizin Heryawan di panggung deklarasi pasangan calon yang didukung koalisi empat partai di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Sabtu, 10 November 2012. 

"Ketika Kang Deddy Mizwar sudah memiliki ketetapan hati pada 4 November, Kang Deddy meng-SMS Kang Aher," kata Tate. Pesan pendek itu lantas dijawab Heryawan untuk bersama maju sebagai calon gubernur. 

Hari ini, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar mendaftarkan diri sebagai pasangan calon di Monumen Perjuangan. Ahmad Heryawan tiba sekitar pukul 14.00 WIB, namun tak langsung naik panggung. Deddy tiba sekitar setengah jam kemudian. 

Mengenakan kemeja putih dan celana panjang berwarna gelap, keduanya lalu berdiri di panggung dengan latar belakang baliho raksasa--yang baru dibuka selubungnya--dengan gambar potret Heryawan dan Deddy. 

Di sekeliling panggung, berdiri sekitar 1.000 massa partai pendukung pasangan dengan akronim "Hade" (Heryawan-Deddy) itu. Hadir pula pimpinan empat partai pendukung "Hade", yakni dari PKS Jawa Barat, Partai Persatuan Pembangunan Jawa Barat, Partai Hanura Jawa Barat, dan Partai Bulan Bintang Jawa Barat. 

Aktor Didi Petet, artis Zaskia Meccha, dan Sys NS pun hadir. Para pentolan partai dan artis berdiri di panggung mengapit Heryawan dan Deddy. 

ERICK P. HARDI

Empat Bulan PKS ''Merayu'' Deddy Mizwar

foto
TEMPO.COJakarta--Ketua PKS Jawa Barat Tate Qomaruddin, mengatakan pendekatan alot dilakukan agar partainya mendapatkan tokoh dan pesohor Deddy Mizwar sebagai pendamping calon inkumben, Ahmad Heryawan alias Aher. Hampir empat bulan Partai Keadilan Sejahtera merayu Deddy Mizwar. 

Majalah Tempo edisi Senin 19 November 2012menurunkan laporan soal persaingan menuju Jabar-1. Menurut Tate, Deddy bukan sekadar pesohor di dunia seni. Aktor kawakan ini dinilainya punya citra baik, dengan karakter idealis dan rekam jejak bersih. Selain itu, menurut survei partai, popularitas dan elektabilitas Deddy cukup tinggi. 

Pilihan mencari pendamping dari kalangan pesohor bukan tanpa alasan. Popularitas Ahmad Heryawan sebagai gubernur tertinggal jauh dari wakilnya, Dede Yusuf. Riset Lembaga Survei Nasional pada 18-20 September di 26 kota dan kabupaten di Jawa Barat menunjukkan popularitas dan elektabilitas Aher hanya 58 persen, jauh di bawah Dede Yusuf, yang mencapai 97 persen, atau Rieke Diah Pitaloka, dengan 68,1 persen. 

Sebenarnya sudah lama Aher mengantongi nama Deddy Mizwar. Mereka sering bertemu di Bandung. Meski begitu, ini bukan berarti Deddy mengenal betul Aher. Karena itu, Aher memutuskan mengirim utusan.

Melalui Hatta Taliwang, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Amanat Nasional, yang juga karib Deddy, dirancang pertemuan di Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Sambil makan nasi uduk, kata Deddy, Aher menawarinya jadi calon wakil gubernur. Alih-alih segera setuju, Deddy malah menyodorkan sejumlah nama. Aher menolak. Saat dipaparkan nama Deddy menduduki peringkat atas hasil survei, Deddy tak percaya. 

Menurut Saurip Kadi, karib Deddy Mizwar, pertemuan di Kebon Kacang itu tak berhenti. Tawaran terus berlanjut. Pusing karena banyak yang mengingatkan, Deddy mengajak kawan-kawannya berdiskusi. Ia meminta karibnya memberi masukan.

Alhasil, 16 September lalu, Deddy mendengarkan masukan dari kawan-kawannya di Restoran Pulau Dua, Senayan. Ia juga mengontak Eep. Saat itu, Deddy diingatkan agar menolak saja kalau tawaran hanya sebatas mendongkrak popularitas Aher. "Lupakan, kecuali jika memang serius mau membuat Jawa Barat lebih baik," kata Eep. Eep menyarankan Deddy mengontak dan mengajak diskusi Aher lebih lanjut.

Widiarsi Agustina, Dianing Sari, Erick Priberkah Hardi

Kisah Eep Comblangi Deddy Mizwar dengan Heryawan

foto
TEMPO.COBandung - Aktor Deddy Mizwar sempat mutung menghadapi pinangan calon Gubernur Jawa Barat inkumben, Ahmad Heryawan, yang disampaikan pengamat politik Eep Saefulloh Fatah. "(Pinangan) bahkan nyaris batal ketika suatu malam Deddy bilang, ‘Selesai urusan kita, jangan lagi bicara Jawa Barat’," tutur Eep di Bandung, Sabtu, 10 November 2012.

Eep pun terperangah, namun segera tahu penyebabnya. "Ternyata waktu siangnya ada oknum nawarin duit ke Kang Deddy Mizwar untuk jadi cagub (calon gubernur)," kata Eep saat didaulat mengisahkan penjodohan Heryawan dengan Deddy di acara deklarasi salah satu pasangan calon di Pilkada Jawa Barat 2013 itu.

Pentolan tim sukses pasangan Heryawan-Deddy Mizwar ini menilai, saat itu, Deddy tersinggung. Jenderal Nagabonar asal Kota Bogor itu, kata dia, paling tak suka perdagangan sikap dan jabatan politik. Apalagi Deddy juga bukan seniman yang bermasalah dengan uang dan popularitas.

"Bang Deddy bukan artis rindu order yang masa depannya mulai gelap. Bukan pula orang yang tak produktif di dunia film. Gaji dan penghasilannya sebagai seniman lebih besar dari gaji gubernur ditambah wakil gubernur," katanya. "Bagi Deddy, politik adalah soal pengabdian."

Namun akhirnya Eep bersyukur upayanya menjadi mak comblang Heryawan-Deddy tak sia-sia. Deddy akhirnya menerima pinangan untuk menjadi calon wakil gubernur pasangan Aher, panggilan akrab Heryawan. Hal ini, kata dia, tak lepas dari penilaian Deddy sendiri yang mengagumi Heryawan sebagai seorang gubernur yang bersih dan berprestasi di Indonesia.

"Kesimpulan Bang Deddy, Aher orang baik. Dosa besar kalau tak didukung. Dan akhirnya pasangan Aher-Deddy diresmikan, dan inilah pasangan calon dengan paduan sipil dan "militer", Gubernur Aher dan Jenderal Nagabonar," kata Eep sumringah.

Setelah diresmikan, kemarin petang, pasangan politikus sipil dan "militer" ini langsung mendaftarkan pencalonan mereka sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jawa Barat 2013 ke KPU Jawa Barat. Pasangan ini mendaftar dengan diusung empat partai politik besar, yakni Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura, dan Partai Bulan Bintang. 

ERICK P. HARDI

Jumat, 09 November 2012

Akhirnya, PKS Gaet Dedy Mizwar "Temani" Heryawan!

Akhirnya, PKS Gaet Dedy Mizwar "Temani" Heryawan!

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya meminang Dedy Mizwar sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat untuk mendampingi calon petahana, Ahmad Heryawan, dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2013.

PKS pun memutuskan berkoalisi untuk mencukupi kuota suara. "Sudah ditetapkan Dedy Mizwar," ujar Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Jumat (9/11/2012), dalam pesan singkat yang diterima wartawan.

Luthfi menjelaskan, untuk mencukupi kuota kursi, PKS akhirnya berkoalisi dengan Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Jumlah kursi PKS di DPRD Jawa Barat hanya 14 kursi. Untuk memajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, parpol atau gabungan parpol harus memiliki setidaknya 15 kursi.

Lebih lanjut, Luthfi mengatakan, PKS menyerahkan rencana pendaftaran Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar kepada pengurus provinsi. Rencananya, pada Sabtu (10/11/2012), kedua kandidat ini akan melakukan deklarasi.

Nama Deddy Mizwar kembali mencuat dalam Pilgub Jawa Barat yang akan dilangsungkan pada tahun 2013 mendatang. Sebelumnya, Dedy akan diduetkan dengan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilgub DKI Jakarta. Namun, Jokowi akhirnya berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama.

Kiprah Deddy di dunia politik juga dibilang tidak sedikit. Deddy pernah mencalonkan diri dari jalur independen sebagai calon wakil presiden bersama dengan Brigadir Jenderal Saurip Kadi. Sementara calon gubernur yang diusung PKS, yakni Ahmad Heryawan, adalah Gubernur Jawa Barat yang masih aktif.

Calon petahana ini pada pilgub periode lalu berpasangan dengan Dede Yusuf. Kini Dede Yusuf, seperti yang telah diberitakan, maju menjadi calon gubernur dari Partai Demokrat dengan pendamping Lex Lesmana, mantan Sekretaris Daerah Jawa Barat.

Minggu, 04 November 2012

Dipimpin Ahmad Heryawan, Jabar Sepi Korupsi

 

dakwatuna.com – Bandung. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan pentingnya program pencegahan korupsi. Menurutnya, pencegahan lebih penting diupayakan semaksimal mungkin sebelum penindakan dengan proses hukum dilakukan.
Secara tersirat Heryawan pun menyatakan bahwa pencegahan korupsi di lingkungan Pemprov Jabar sudah dilakukan seoptimal mungkin. Hal itu terlihat dari minimnya kasus korupsi yang mencuat.
“Di pemprov terbukti kan sepi-sepi saja. Kalau di sana sini kan (ada-red),” ujar Heryawan saat ditanya sejauh mana program pencegahan yang dilakukan di Pemprov Jabar. Hal itu disampaikan Heryawan usai menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar di lapangan tengah Kantor Kejati Jabar, Jalan LRE Martadinata, Senin (3/9/2012).
“Tapi mudah-mudahan sepi itu bukan karena belum ketahuan juga yah. Jangan sampai seperti itu,” katanya.
Ia mengatakan upaya pencegahan korupsi bersama kejaksaan bisa dilakukan dengan memberikan bimbingan atau arahan. “Jadi kalau ada tanda-tanda ke sana (korupsi-red) bisa ditegur dan yang asalnya salah bisa jadi bener lagi. Semangat untuk membuat orang tidak melakukan tindak pidana korupsi harus terus dibangun,” tutur Heryawan.
Pengawasan internal pun ketat dilakukan dengan membuat mekanisme administrasi yang sulit dimanipulasi. (tya/ern/detikcom)